Tim Dosen Teknik Informatika Universitas Lamappapoleonro Implementasikan Teknologi Pengolahan Sampah melalui Program Kosabangsa di Desa Congko

Congko 21 November, 2023 — Tim Dosen Program Studi Teknik Informatika Universitas Lamappapoleonro menunjukkan peran aktifnya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan Program Kosabangsa (Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat) yang merupakan hibah dari DRTP–KEMDIKBUDRISTEK Tahun 2023. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Universitas Negeri Makassar dan berlokasi di Desa Congko, Kabupaten Soppeng.

Kegiatan pengabdian ini berlangsung selama empat bulan, mulai September hingga Desember 2023, dengan fokus utama pada penerapan teknologi tepat guna dalam bidang pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat desa. Peran Tim Dosen Teknik Informatika Universitas Lamappapoleonro menjadi sentral dalam merancang, mengimplementasikan, serta mendampingi masyarakat dalam pemanfaatan teknologi.

Salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan adalah pelatihan pengolahan sampah dan pembuatan pupuk organik bagi Kelompok Tani Bulu Mappalasae Desa Congko. Dalam kegiatan ini, tim dosen memperkenalkan penggunaan teknologi mesin pencacah sampah sebagai solusi inovatif dalam mengolah limbah organik menjadi pupuk yang bernilai guna. Selain itu, program ini juga mencakup pengolahan biogas dengan teknologi biodigester sebagai alternatif energi ramah lingkungan. Pendekatan ini menunjukkan integrasi antara keilmuan teknologi informasi dengan kebutuhan riil masyarakat, khususnya dalam menciptakan solusi berkelanjutan berbasis teknologi.

Kegiatan pelatihan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Congko, Muh. Jafar, S.Sos, serta didampingi oleh tim dari Universitas Negeri Makassar, yakni Prof. Rosmini Maru, S.Pd., M.Si., Ph.D dan Satria Zain, S.Pd., M.T. Adapun Tim Pelaksana dari Universitas Lamappapoleonro terdiri atas Ismail, S.Kom., M.Kom, Dr. Asmini, S.E., M.Si, dan Andi Zulkifli Nusri, S.Kom., M.Kom.

Program ini juga melibatkan mahasiswa Universitas Lamappapoleonro yang tergabung dalam kegiatan MBKM Proyek Membangun Desa, di antaranya Herdiansya dan Muh. Hendra Asidi (Prodi Sistem Informasi), Evi Jaya Nurfa (Prodi Manajemen), serta Andi Arizmansa dan Agung Prasatio (Prodi Teknik Informatika). Keterlibatan mahasiswa ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) di lapangan. Melalui kegiatan ini, masyarakat, khususnya para petani di Desa Congko mendapatkan manfaat nyata berupa kemampuan memproduksi pupuk organik secara mandiri, sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Selain itu, pengolahan sampah yang lebih terstruktur turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.